PROJECT FINANCE (4)

MENGAPA MENGGUNAKAN PROJECT FINANCE?

MENINGKATKAN TINGKAT IMBALAN EEKUITAS (INCREASING EQUITY RETURN). INVESTASI YANG DIDANAI MELALUI PROJECT FINANCE UMUMNYA ADALAH PROYEK-PROYEK INFRASTRUKTUR YANG TINGKAT KEUNTUNGANNYA TIDAK TERLALU TINGGI. OLEH KARENA ITU, UNTUK MENINGKATKAN IMBALAN EKUITAS ATAU ROE, MAKA SALAH SATU CARA YANG DITEMPUH PERUSAHAAN INVESTOR MELALUI PENGGUNAAN LEVERAGE YANG TINGGI.

MENINGKATKAN INTEREST-TAX-SHIELD. KARAKTERISTIK KHUSUS PROJECT FINANCE ADALAH RASIO LEVERAGE YANG TINGGI, DIMANA PENGGUNAAN HUTANG YG TINGGI AKAN MENGHEMAT PEMBAYARAN PAJAK DAN MENINGKATKAN ARUS KAS SETELAH PAJAK, SEHINGGA NILAI EKONOMIS PROYEKPUN MENINGKAT.

MENINGKATKAN KAPASITAS HUTANG: PROYEK-PROYEK BESAR UMUMNYA MEMERLUKAN INVESTASI YANG TIDAK SEDIKIT, DIMANA PENDAAAN MENGGUNAKAN CONVENTIONAL LENDING SERINGKALI MENUNTUT DEBT TO ASSET RATIO TIDAK MELEBIHI 65%, SEHINGGA MENUNTUT DISEDIAKANNYA MODAL 35% DARI TOTAL KEBUTUHAN INVESTASI. DENGAN SKEMA PROJECT FINANCE MAKA DEBT TO ASSET RATIO MEMUNGKINKAN DITINGKATKAN MENCAPAI 80% – 90%, SEHINGGA PERUSAHAAN SPONSOR DAPAT MENGGUNAKAN KELEBIHAN DANA INTERNALNYA UNTUK MENDANAI PROYEK LAIN.

MEMPERPANJANG JANGKA WAKTU PINJAMAN (EXTENDING LOAN DURATION). JANGKA WAKTU PINJAMAN MELALUI PROJECT FINANCE BIASANYA LEBIH PANJANG DARI PADA CONVENTIONAL LENDING, SEHINGGA PROYEK BESAR YANG MEMERLUKAN JANGKA WAKTU PANJANG TIDAK BISA DIDANAI DENGAN CONVENTIONAL LENDING.
MENGELOLA DAN MEMBAGI RESIKO (MANAGING AND DISTRIBUTING RISK), DENGAN PROJECT FINANCE MAKA PERUSAHAAN SPONSOR DAPAT MENGALIHKAN RESIKO PROYEK KEPADA PIHAK YANG LEBIH BERKOMPETEN SEHINGGA PROYEK INVESTASI YANG BERSANGKUTAN MENJADI LEBIH ATRAKTIF DAN BANKABLE.
MENINGKATKAN KUALITAS KREDIT (CREDIT ENHANCEMENT). SKEMA INI DAPAT MENINGKATKAN CREDIT RATING MELALUI PEMANFAATAN CREDIT STANDING PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DENGAN PROYEK.  CONTOH, MELALUI OFF-TAKER AGREEMENT PERTAMINA DENGAN PROJECT COMPANY, YANG BIASANYA UNTUK PERUSAHAAN LOKAL MEMILIKI CREDIT RATING RENDAH, MAKA CREDIT RATING PERTAMINA DAPAT MEBUAT BUNGA YG DIBEBANKAN KEPADA PROYEK LEBIH RENDAH.
PROJECT FINANCING DAPAT MENGATASI MASALAH KEAGENAN. PARA MANAJER CENDERUNG AKAN MENYALAHGUNAKAN ARUS KAS BERLEBIH (FREE CASH FLOW) YG TERDAPAT DALAM PERUSAHAAN. UNTUK MENGURANGI AGENCY COST OF FREE CASH FLOW INI DIGUNAKANLAH TINGKAT HUTANG YG TINGGI, SEHINGGA ARUS KAS BERLEBIH HARUS DIPAKAI MEMBAYAR HUTANG. DISAMPING ITU SKEMA INI JUGA DAPAT MENGISOLASI KINERJA PROJECT COMPANY, MENGURANGI BIAYA-BIAYA PEMANTAUAN YANG TINGGI (MONITORING COSTS) DAN MENGAITKAN SECARA LANGSUNG KOMPENSASI UNTUK PARA MANAJER DENGAN KINERJA PROYEK.
PROJECT FINANCING DAPAT MENGURANGI BIAYA-BIAYA KEPAILITAN. DENGAN SKEMA PROJECT FINANCING YANG BAIK MAKA ALOKASI RESIKO PADA PIHAK-PIHAK YG LEBIH MAMPU DAN KOMPETEN AKAN MENGURANGI KEGAGALAN/KEPAILITAN PROYEK.
PROJECT FINANCE DAPAT MENGURANGI MASALAH-MASALAH UNDERINVESTMENT. PENGGUNAAN HUTANG YANG BERRESIKO (RISKY DEBT) DAPAT MENGAKIBATKAN PERUSAHAAN MELAKUKAN UNDERINVESTMENT. ARTINYA AKAN TERDAPAT BEBERAPA PROYEK DENGAN NPV POSITIF YANG DITINGGALKAN PERUSAHAAN, KARENA PROYEK TERSEBUT DIANGGAP HANYA MEMBERIKAN MANFAAT KEPADA KREDITUR, DAN PERUSAHAAN HANYA AKAN MELAKSANAKAN PROYEK YANG NPV NYA TIDAK SAJA POSITIF TETAPI HARUS CUKUP BESAR AGAR PEMEGANG SAHAMPUN MEMPEROLEH MANFAAT OPTIMAL.
PROJECT FINANCE DAPAT MENGURANGI MASALAH ASIMETRI INFORMASI, KARENA HUTANG AKAN DIBERIKAN KEPADA MASING-MASING PROYEK (PROJECT BY PROJECT BASIS), DAN KREDITUR AKAN MENDAPAT INFORMASI YG JELAS UNTUK MASING-MASING PROYEK DAN BIAYA BUNGA DAPAT DITEKAN.
OFF BALANCE SHEET FINANCING. DENGAN STRUKTUR PROJECT FINANCE MEMUNGKINKAN INVESTOR UNTUK MENCATAT HUTANG PADA NERACA TERKONSOLIDASI JIKA PROYEK ITU DIMILIKI DALAM SATU USAHA PATUNGAN (JOINT VENTURE).
RISK LIMITATION. SEORANG INVESTOR DALAM SUATU PROYEK DENGAN SKEMA PENDANAAN PROJECT FINANCING TIDAK SEPENUHNYA MENANGGUNG PEMBAYARAN KESELURUHAN HUTANG, TAPI TERBATAS PADA PORSI YANG DIINVESTASIKAN DALAM PROYEK TADI.
RISK SPREADING. JIKA INVESTOR MERASA TIDAK MAMPU MELAKSANAKAN SENDIRI SUATU PROYEK BESAR, MAKA SKEMA INI COCOK, KARENA AKAN MEMBAGI RESIKO YANG ADA KEPADA INVESTOR LAIN.
UNEQUAL PARTNERSHIP. KARENA MENGGUNAKAN SKEMA INI MEMBUAT PROYEK DAPAT MEMERLUKAN MODAL SEDIKIT DARI INVESTORNYA, DAN INVESTOR LEMAH (MODAL SEDIKIT) INI MASIH DAPAT MENJAGA KEMITRAAN YANG SEDERAJAT DENGAN INVESTOR LAINNYA.

~ by mohabi on September 14, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s