Teorema superposisi

Teorema superposisi berlaku untuk semua rangkaian linir dan bilateral, jadi berlaku juga untuk semua rangkaian-rangkaian yang terdiri dari R,L, dan C asal saja elemen-elemen ini linear dan bilateral. Suatu elemen

dikatakan linear bila antara tegangan pada elemen itu dan arus yang disebabkan oleh tegangan tersebut mempunyai hubungan yang linier bila di hubungkan pada elemen itu. Dan dikatakn bilateral bila arus atau tegangan akan mengalir pada sama besar untuk kedua arah.

Teorema superposisi menyatakan sebagai berikut : bila suatu rangkaian terdiri dari lebih dari satu sumber dan tahanan-tahanan atau impedansi-impedansi linear dan bilateral, dari arus-arus yang disebabkan oleh tiap-tiap sumber tersendiri dengan sumber-sumber lainnya dalam keadaan tidak bekerja.

Untuk menggunakan teorema tersebut ada dua aturan yang dapat digunakan, sehingga diperoleh besaran yang diinginkan. Aturan-aturan tersebut adalah sebagai berikut :

Aturan 1 : suatu sumber yang tidak bekerja memiliki tegangan nol. Ini berarti dapat diganti dengan suatu hubungan singkat (cloced circuit).

Aturan 2 : suatu sumber yang tidak bekerja dan memiliki arus nol berarti dapat diganti dengan suatu hubungan terbuka (open circuit).

Teorema superposisi sangat berguna untuk menentukan besarnya response dari suatu rangkaian apabila dihubungkan pada banyak sumber masukan.

~ by mohabi on January 13, 2008.

11 Responses to “Teorema superposisi”

  1. thank u……
    sangat membantu saya dalam mengerjakan TP prktikum………….

  2. thanks mas…

    selamat atas terpilihnya jadi ketua HME. moga HME bisa jadi lebih baik dr sebelumnya…

  3. thanks yaa…tp coba beri yang lebih detail dan complit

  4. Ohhhh it’s an excelent explanation,

    I am proud with you brother….
    But, don’t forget to the value of anguler frequency of alternating voltage in suplying electric current to your electrical circuits. Yeah omega be equal 2*pi times the frequency.

    Hehehe, Rohedi’s purpose in leaving comment is to inform you and all visitors here that at this link http://eqworld.ipmnet.ru/forum/viewtopic.php?f=2&t=157, there are an exact formula for pi number that represented in the Phi Golden Ratio.

    Okay, happy with you…
    http://rohedi.com

  5. Thanks ya coba dikasih penjelasan lebih komplit lagi and contohnya

  6. Trims…
    Besok aku pretes,jdi mw blajar.
    Untung ada bahan dri sini….

  7. makasih..
    sangat membantu

  8. Kok bahasanya agak belibet ya! Translate-tan ya?

  9. makasih bgt y mas,,aq jdi trbantu bgt bwt ngrjain laporan..
    ^_^

  10. makasih banyak mas . sangat bagus isi dari blognya
    about-ahs.blogspot.com

  11. kurang lngkap bro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s